Dr. H. Deddy Setyawan, S.Sn., M.Sn. adalah sosok akademisi dan kreator multidisipliner yang konsisten mengembangkan bidang film, televisi, media, dan pendidikan tinggi seni di Indonesia. Lahir dan besar di kota Yogyakarta yang tentu saja merupakan lingkungan yang menghargai seni dan tradisi, Deddy tumbuh sebagai individu yang memiliki kepekaan sosial dan kedalaman reflektif terhadap persoalan budaya. Ia menyelesaikan studi sarjana di bidang seni Televisi, lalu melanjutkan pendidikan Magister Seni Videografi di Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan kemudian meraih gelar doktor di Institut Seni Indonesia Surakarta dengan fokus riset pada bidang film.

Perjalanan karier akademiknya banyak diwarnai oleh semangat integrasi antara praktik dan teori. Sejak bergabung sebagai dosen di ISI Yogyakarta, ia aktif sebagai dosen di Program Studi Film dan Televisi, Fakultas Seni Media Rekam, yang selanjutnya dipindahkan ke Program Studi Produksi Film dan Televisi, sebuah program studi yang turut ia rintis bersama tim dosen. Program studi ini kini menjadi salah satu yang terdepan di lingkungan ISI maupun nasional, karena menggabungkan pendekatan budaya, teknologi, dan narasi lokal dalam pendidikan melalui konten kreatif di media.

Komitmen akademik Dr. Deddy meluas dalam kiprahnya sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa ISI Yogyakarta. Dalam posisi ini, ia bertanggung jawab mengelola laboratorium bahasa, serta Badan Penerbit ISI Yogyakarta yang mendukung proses akreditasi dan internasionalisasi kampus. UPA Bahasa juga menjadi ruang strategis dalam mendukung kemampuan komunikasi akademik mahasiswa dan dosen melalui pelatihan, kolaborasi, serta publikasi ilmiah. Dengan mengusung slogan “Speak, Create, Connect”, ia mendorong UPA Bahasa menjadi ruang kolaboratif lintas disiplin dan budaya.

Sebagai peneliti dan pencipta, Dr. Deddy telah menghasilkan beragam karya film dokumenter, video seni (video art), film pendek eksperimental, serta artikel ilmiah yang mengeksplorasi wacana media, estetika visual, performativitas, dan representasi dalam sinema. Ia tertarik pada isu-isu transformasi sosial, marginalitas, tradisi dan modernitas dalam bingkai media baru. Karyanya tidak hanya dipresentasikan dalam forum ilmiah, tetapi juga dipamerkan di berbagai ruang seni, termasuk program pameran virtual, kolaborasi komunitas film, hingga riset berbasis pengabdian masyarakat.

Di luar kampus, Dr. Deddy juga dikenal aktif sebagai reviewer nasional di sejumlah program kementerian, khususnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Ia menjadi mitra bestari untuk jurnal ilmiah bereputasi dan panelis penilaian pada program hibah riset, pengabdian masyarakat, serta pengembangan kreativitas mahasiswa dan dosen. Peran ini memperlihatkan kapasitasnya sebagai akademisi yang dipercaya dalam menjaga kualitas keilmuan sekaligus memiliki sensitivitas terhadap dinamika pendidikan tinggi berbasis budaya.

Pengalaman spiritualnya juga memperkaya sisi kemanusiaan dan pengabdiannya. Pada tahun 2024, Dr. Deddy bersama istri, berkesempatan menunaikan ibadah haji, sebuah perjalanan religius yang memperdalam pemahaman dirinya tentang hidup, waktu, serta makna dari perjalanan intelektual dan spiritual itu sendiri. Ia memaknai ibadah haji bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sebagai proses perenungan eksistensial yang memperkuat komitmennya dalam mendidik, berkarya, dan berbagi. Ia juga aktif sebagai pengurus Masjid Al Muhtar ISI Yogyakarta, terlibat dalam pengelolaan sarana keagamaan dan pengembangan program spiritual di lingkungan akademik. Selain itu juga aktif sebagai Wakil Ketua Alumni Haji Multazam AdDakwah 2024. Dalam kehidupan sosial di lingkungan tempat tinggalnya pun aktif sebagai Wakil Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Bangunjiwo Tamantirto (Banguntaman).

Dalam ranah sosial di kampus, Dr. Deddy adalah Ketua Koperasi ISI Mentes, sebuah koperasi kampus lintas fakultas yang mengusung semangat inklusivitas, keberdayaan ekonomi, dan inovasi sosial. Ia berencana mengembangkan berbagai produk layanan koperasiyang bisa dimanfaatkan bagi civitas akademika. Pendekatan koperasi yang ia gagas berangkat dari filosofi kebersamaan dan keadilan sosial yang diperkuat dengan sistem digital dan jejaring antar unit kerja di kampus.

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Sekretaris Paguyuban Trah Pudjaningsihan Hamengku Buwono II, menunjukkan keterlibatannya dalam jaringan budaya dan keagamaan yang lintas generasi. Di lingkungan akademik, ia juga sering menjadi narasumber, penguji eksternal, dan fasilitator pelatihan pembuatan konten kreatif bagi pelajar, siswa difabel, dan komunitas daerah. Ia percaya bahwa kekuatan cerita dan visual mampu membuka ruang komunikasi baru antara pusat dan pinggiran, antara yang terdengar dan yang terlupakan.

Gagasan-gagasan dan karyanya dapat diakses melalui website pribadinya: www.deddy.isi.ac.id yang kini mulai diaktifkan kembali setelah sempat vakum selama beberapa tahun. Situs ini menjadi ruang berbagi pemikiran, refleksi, tulisan, karya kreatif, dan informasi aktual seputar aktivitas akademik dan sosial yang ia jalani. Ia juga aktif di media sosial sebagai bagian dari jembatan komunikasi antara dunia akademik dan publik yang lebih luas.

Melalui seluruh pengalaman, peran, dan kontribusinya, Dr. H. Deddy Setyawan terus menegaskan komitmennya dalam membangun dunia pendidikan tinggi seni yang inklusif, berkarakter, dan berbasis nilai budaya Indonesia. Ia percaya bahwa pendidikan, seni, dan spiritualitas adalah tiga pilar utama yang dapat mendorong perubahan sosial dan membentuk generasi yang berdaya, kreatif, dan berintegritas.

“Mencipta dengan nurani, berbagi lewat ilmu, dan menginspirasi melalui karya untuk kemaslahatan bersama.”

_________________________________

Akun Akademik & Identitas Peneliti: